Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2013

Semester 2

Dalam materi ini kita akan mempelajari Biologi SMP Preceptorial kelas VII.
Ekosistem
Keanekaragaman Makhluk Hidup
Pengaruh Populasi Manusia
Pengelolaan Lingkungan












BAB VIII PENGELOLAAN LINGKUNGAN

BAB VIII
PENGELOLAAN LINGKUNGAN

A. Lingkungan Alami dan Tercemar

B. Pencemaran Lingkungan

1. Sumber-sumber Pencemaran
2. Macam-macam pencemaran Lingkungan

a. Pencemaran Air
b. Pencemaran Udara
c. Pencemaran Tanah
d. Pencemaran Suara

BAB VII PENGARUH POPULASI MANUSIA


                    BAB VII
 PENGARUH POPULASI MANUSIA
A. Kepadatan Populasi Manusia
1. Kelahiran (Natalitas)
2. Kematian (Mortalitas)
3. Migrasi


B. Pengaruh Kepadatan Populasi Terhadap Lingkungan
1. Kepadatan Manusia dan Ketersediaan Makanan
2. Kepadatan Manusia dan Ketersediaan Lahan
3. Kepadatan Manusia dan Ketersediaan Air dan Udara Bersih
4. Kepadatan Manusia dan kerusakan Lingkungan

BAB V Ekosistem


        BAB V
   EKOSISTEM
A. Ekosistem
1. Individu
2. Poplasi
3. Komunitas
4. Lingkungan
5. Habitat


B. Jenis-jenis Ekosistem
1. Ekosistem Alami
2. Ekosistem Buatan
C. Kmponen Ekosistem
1. Komponen Biotik
2. Komponen Abiotik

C. Organisme
1. Organisme Autotrof
2. Organisme Heterotof

D. Hubungan Antara Komponen Ekosistem
1. Hubungan Antara Komponen Biotik dan Abiotik
2. Hubungan Antar Komponen Biotik


E. Arus, Siklus Materi Dalam Ekosistem
1. Arus Energi
2. Sikus Materi


F.Interaksi Organisme
1. Simbiosis
2. Kompetisi
3. Antibiosis

BAB VI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP


     BAB VI
KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
A. Tingkat Keanekaragaman
1. keanekaragaman Tingkat Jenis
2. Keanekaragaman Ekosistem
3. Keanekaragaman Genetika

B. Peranan Manusia
C. Pelestarian Mahkluk Hidup
1. Konservasi in situ
2. Konservasi ex situ

BAB IV – Organisme Kehidupan

BAB IV – Organisme Kehidupan
A. Sel
  1.          Bagian-bagian Sel
  2.          Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

B. Jaringan
  1.          Jaringan Hewan
  2.          Jaringan Tumbuhan

C. Organ
  1.          Organ Pada Hewan dan Manusia
  2.          Organ Tumbuhan
  3.          D. Sistem Organ
  4.          Sistem Organ Hewan dan Manusia
  5.  .        Sistem Organ Tumbuhan

BAB III – Klasifikasi Tumbuhan

BAB III – Klasifikasi Tumbuhan

A. Keanekaragaman Makhluk Hidup
B. Klasifikasi Mahluk Hidup
C. Sistem Klasifikasi Lima Kingdom

1.     Monera
2.     Protista
3.     Fungi
4.     Plantea
5.     Animalia

Peka Terhadap Rangsang


F. Peka Terhadap Rangsang

Semua makhluk hidup pasti memiliki kepekaan terhadap rangsang, contohnya rangsangan yang akan membahayakan dirinya maka mahkluk akan berusaha mendekati rangsangan yang lebih menguntungkan. Manusia dan hewan menggunakan alat indra untuk menanggapi suatu rangsangan misalnya lidah untuk merasakan manis, asam, pahit dan asin, sedangkan mata untuk merangsang bila ada suatu cahaya yang silau, sedangkan telinga untuk merangsang berbagai macam bunyi dan getaran.
Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Ekskresi

F. Ekskresi

Ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa makanan. Setiap metabolisme yang berlangsung dalam tubuh tidak hanya menghasilkan energi melainkan juga menghasilkan zat sisa, Sedangkan zat sisa pada manusia bisa berupa keringat, urin, karbondioksida. Sedangkan untuk hewan lain seperti cacing ekresi dilakukan oleh nefridium, protozoa alat ekresinya berupa vakuola dan tumbuhan alat ekresinya pada pori-pori batang, pori-pori akar dan pori-pori daum.

Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Memerlukan Makanan

E. Makan


Semua makhluk hidup memerlukan makan guna untuk memenuhi energi untuk aktivitas sehari-hari dan menggati sel-sel yang rusak dan pertumbuhan serta mengatur proses-proses dalam tubuh. Dalam proses ini manusia dan hewan memerlukan makanan dari tumbuhan, tumbuhan berlaku sebagai produsen atau penghasil makanan sedangkan manusia dan hewan sebagai konsumennya. Sedangkan menurut jenis proses pembuatan makanan organisme dibedakan menjadi dua yaitu heterotof organisme yang bergantung pada organisme lain untuk makan.  Sedangkan organisme autotrof adalah organisme yang bisa menyediakan makanan untuk sendiri dan makhluk lain.


Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Berkembang Biak

D. Berkembang Biak
Perkembangan makhluk hidup dapat dibedakan menjadi dua yaitu generatif (perkembangan secara kawin) dan vegetatif (perkembangan secara tidak kawin).
  1. 1.        Perkembangan secar kawin (generatif) adalah pertemuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Pada manusia dan hewan sel sperma dihasilkan dari testis sedangkan sel betina dihasilkan oleh ovarium, Sedangkan alat perkembangan biakan tumbuhan adalah bunga, yang terdiri dari benang sari (alat kelamin jantan) dan putik sari (alat kelamin betina).
  2. 2.        Pe rkembang biakan secara tidak kawin (vegetati) perkembangan yang membutuhkan satu individu saja baik tumbuhan dan hewan. Adapun contoh perkembangbiakan secara vegetatif adalah

  • ·         Tunas, misal pisang
  • ·         Umbi lapis contohnya bawang
  • ·         Umbi akar, contohnya wortel, lobak
  • ·         Umbi batang, comtohnya ketela dan kentang
  • ·         Setek daun, contohnya cocor bebek
  • ·         Cangkok, contohnya pohon mangga yang dicangkok
  • Okulasi, contohnya pohan mangga diokulasi dengan pohon apel.

Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Tumbuh dan Berkembang


C. Tumbuh dan Berkembang
Semua makhluk hidup pasti akan mengalami proses tumbuh dan berkembang sebagai salah satu cara untuk memperbanyak diri atau meneruskan keturannya. Pertumbuhan adalah proses bertambahnya bentuk dan ukuran yang tidak dapat kembali lagi. Sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan yang tidak dapat diukur perubahannya. Setiap kehidupan dimulai dari sel yang mengalami perkembangan sedangkan perkembangan pada manusia dan hewan perkembang dimulai dari sel telur yang dibuahi oleh sel sperma. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan adalah, faktor dalam meliputi gen dan hormon sedangkan faktor luar meliputi cahaya, air, temperatur, udara, tanah, kelembaban.
Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Bergerak

B. Bergerak


Makhluk hidup pasti akan mengalami proses dalam bergerak, pengertian bergerak sendiri bukan berarti kita harus berpindah tempat, contohnya menulis dan menggaruk adalah contoh gerak. Hewan juga akan mengalami hal serupa yaitu mengalami gerak dalam kehidupan sehari-harinya,baik berjalan, lari, terbang dan melompat, sebagai contoh harimau lari mengejar mangsa, elang terbang menggunakan sayapnya. Sedangkan tumbuhan juga mengalami proses pergerakan, secara garis besar tumbuhan memiliki tiga gerak yaitu gerak tropisme dimana gerak tumbuhan ini dipengaruhi oleh rangsang misalnya gerak akar menuju pusat bumi. Sedangkan gerak yang kedua adalah gerak taksis adalah gerak pindah tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan contohnya gerak daun yang mengarah pada cahaya matahari. Sedangkan gerak yang ketiga adalah gerak nasti dimana gerak tumbuhan ini tidak dipengaruhi oleh rangsangan, contohnya tumbuhan putri malu yang disentuh daunnya menutup.


Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Rabu, 06 Februari 2013

Bab 2 Ciri ciri Mahluk Hidup

Bab 3 Ciri-ciri Makhluk Hidup
Berikut ciri – ciri yang dimiliki oleh makhluk hidup secara umum :
A. Bernafas                                                   
B. Bergerak
C. Tumbuhdan Berkembang
D. BerkembangBiak
E. MemerlukanMakan
F. Ekresi
G. PekaTerhadap Rangsang

Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.Bab 3 Ciri-ciri Makhluk Hidup

Bernafas

BAB II


A. Bernafas
Setiap makhluk hidup memerlukan oksigen untuk bernafas dalam kehidupannya sehari-hari. Salah satu dari ciri-ciri makluk hidup adalah bernafas. Pernafasan mempunyai 3 arti yaitu mengambil dan mengeluarkan gas, pertukaran gas antara sel dengan jaringan, reaksi enzim (sitokrom). Manusia bernafas mengambil oksigen dengan proses pernafasan yang dimulai dari rongga hidung, laring, bromkus, bronkuelus, pleura dan alveulus. Sedangkan untuk proses pernafasan pada hewan bisa diwakili pada proses pernafasan pada serangga dengan menggunakan trakea, Sedangkan untuk tumbuhan dalam melakukan proses pernafasan melalui stomata dan Inti sel.


Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Pertolongan saat Kecelakaan di Laboratorium

4. Pertolongan saat Kecelakaan di Laboratorium
a. Bila terkena asam klorida
·         Basahi bagian yang terkena dengan air
·         keringkan dengan tisu dan balut dengan kain kaca
b. Apabila terkena air panas
·         Basuh dengan air mengalir
·         Olesi dengan krim
c. Apabila bahan kimia masuk mulut
·         Segera dimuntahkan
·         Berkumur dengan air sebanyak-banyaknya.
d. Apabila menghirup gas beracun
·         Cari ruangan yang udaranya segar
·         Hirup udara segar sekuat mungkin.
Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.

Simbol-simbol dalam Laboratorium


3. Simbol-simbol dalam Laboratorium
·         Gambar tengkorak, artinya beracun contohnya merkuri dan karbon tetraklorida sedangksn cara memperlakukannya adalah simpan ditempat yang aman.
·         Gambar silang, artinya berbau tajam contohnya ammonia dan brom sedangkan cara memperlakukannya adalah gunakan masker bila menggunakan bahan tersebut.
·         Gambar cairan kimia, artinya korosif (pengkaratan) contoh cairannya adalah asam klorida dan asam sulfat, cara memperlakukannya hindari cairan mengenai kulit.
·         Gambar api, artinya mudah terbakar contohnya alcohol, natrium dan fospor cara memperlakukannya adalah simpan bahan dan jauhkan dari api.
Tulisan ini disusun berdasarkan pembelajaran Biologi SMP Preceptorial.